Tampilkan postingan dengan label Alat Ukur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alat Ukur. Tampilkan semua postingan

Bagian-Bagian Multimeter

Diposting oleh ty0_link60

Bagian-Bagian Multimeter merupakan hal yang paling penting di dalam alat ini. Sebelum memulai pembahasan tentang bagian-bagiannya, multimeter atau AVO (ampere, volt, dan ohm) sendiri merupakan alat pengukur besaran listrik, alat ini juga memiliki fungsi untuk mencari dan menemukan masalah yang terjadi pada semua jenis alat-alat elektronika. Cara kerja dari multimeter adalah mengukur dasar besaran-besaran listrik yang meliputi pengukuran 3 besaran dasar yaitu hambatan yang dinyatakan dengan satuan Ohm, tegangan yang dinyatakan dengan satuan Volt, dan kuat arus listrik yang dinyatakan dengan Ampere. Dibawah ini akan diterangkan berbagai bagian yang terdapat dalam sebuah multimeter untuk membantu Anda dalam lebih memahami alat tersebut.

Bagian-Bagian Multimeter


Bagian-bagian multimeter antara lain adalah; papan skala, digunakan untuk membaca hasil pengukuran. Pada papan skala terdapat skala-skala yaitu tahanan dalam satuan Ohm, tegangan (ACV dan DVC), kuat arus (DCmA), dan lainnya; Kemudian ada saklar jangkauan ukur, digunakan untuk menentukan posisi kerja multimeter, dan batas ukur. Jika digunakan untuk mengukur nilai satuan tahanan (dalam W) maka saklar ditempatkan dalam posisi W; Kemudian ada sekrup pengatur posisi jarum, digunakan untuk menera jarum penunjuk pada angka nol; setelah itu ada tombol pengatur jarum pada posisi nol (zero adjustment) berfungsi untuk menera jarum penunjuk pada angka nol sebelum multimeter itu digunakan; setelah itu ada lubang kabel penyidik, ptempat untuk menghubungkan kabel penyidik dengan multimeter.

Bagian-bagian multimeter lainnya adalah batas ukur kuat arus, biasaanya terdiri dari angka-angka. Untuk batas ukur 0,25 kuat arus yang dapat diukur berkisar dari 0-25 mA, untuk batas ukur 25, kuat arus yang dapat diukur berkisar dari 0-25 mA; setelah itu ada batas ukur tegangan, terdiri dari angka 10, 50, 250, 500, dan 1000 ACV/DCV. Batas ukur 10 berarti tegangan maksimal yang dapat diukur adalah 10 Volt, dan seterusnya; yang terakhir adalah batas ukur Ohm, terdiri dari angka x1, x10 dan kilo Ohm (kW). Demikian beberapa penjelasan yang bisa saya berikan untuk kali ini, semoga bermanfaat untuk para pembaca dan bagi saya sebagai penulis.

Demikian penjelasan singkat mengenai bagian-bagian multimeter, semoga artikel kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Cara Menggunakan Multimeter, Cara Memperbaiki Power Supply, Rangkaian Power Supply dan Rangkaian AM Receiver.
More aboutBagian-Bagian Multimeter

Cara Menggunakan Multimeter

Diposting oleh ty0_link60

Cara Menggunakan Multimeter bisa menjadi alternatif untuk orang-orang yang berkutat di dunia servis handphone untuk pengecekan tegangan. Dalam melakukan servis handphone, biasanya orang yang ingin mengecek hidup atau tidaknya handphone mnggunakan batrei baru untuk mengetes bisa hidup atau tidak. Namun, dizaman yang sudah berkembang ini. Multimeter digunakan untuk mengukur suatu tegangan dari sebuah handphone yang mati. Apabila tegangan tidak mampu mencapai standart yang diinginkan, maka besar kemungkinan bahwa handphone yang mempunyai voltase rendah itu tidak bisa diservis dan harus mengganti IC power yang baru agar pengangkatan sumber daya listrik handphone bisa terangkat dan bisa dihidupkan kembali.

Cara Menggunakan Multimeter


Multimeter tidak banyak diketahui oleh orang orang karena barangnya yang sangat langka dan jarang sekali dijual dipasaran. Multimeter nampaknya menjadi barang yang khusus hanya untuk sebagian orang yang mengenal tentang kelistrikan saja. Namun, multimeter berubah fungsi dari yang hanya sebagai pengukur volt dari suatu benda, menjadi pendeteksi ‘nyawa’ dari handphone. Untuk itu, multimeter sangatlah banyak digunakan oleh orang yang menyediakan jasa untuk servis handphone. Cara menggunakan multimeter sebenarnya cukuplah mudah. Kumparan min dan plus harus sesui dengan tenaga dari handphone yaitu port batrei. Dari port batrei itulah biasanya orang akan tahu berapa lama umur handphone agar bisa diperbaiki dari mati total atau matot.

Untuk lebih jelasnya, cara menggunakan multimeter adalah seabgai berikut., pertama tama saklar multimeter diputar keatas dan anak panah dari multimeter harus menghadap ke atas tepatnya R x Ohm.Atur sampai jarum multimeter menunjukan angka nol pada saat kabel penghubung menunjukan angka nol pada multimeter putar tombol yang berada di tengah multimeter dan harus menyesuaikan lagi agar bisa dalam posisi nol. Selanjutnya lihat jarum dan apabila bergerak dan tidak kembali pada posisi nol, maka alat yang ditest tersebut mempunyai umur yang masih baik. Namun apabila sudah dihubungkan tetapi masih menunjukan angka nol berarti alat yang di test bisa dipastikan rusak dan tidak ada tenaga untuk menghidupkan benda tersebut.

Demikian penjelasan singkat mengenai cara menggunakan multimeter, semoga artikel kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Cara Memperbaiki Power Supply, Rangkaian Power Supply, Rangkaian AM Receiver dan Rangkaian Sensor Cahaya.
More aboutCara Menggunakan Multimeter